Pekerja Pelabuhan Tanjung Mas Mogok

Pekerja Pelabuhan Tanjung Mas Mogok  

Petugas pelabuhan melintasi kontainer berisi produk Hortikultura (bawang) di kawasan Terminal Petikemas Surabaya (TPS), Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, Rabu, (20/3). TEMPO/Aris Novia Hidayat

TEMPO.COSemarang – Sejumlah asosiasi pekerja dan pengusaha di Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang, Jawa Tengah, Senin, 3 Juni 2013, hari ini sepakat menghentikan operasi pelayanan. Sikap itu dilakukan karena PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) telah membuka pelayanan bongkar muat yang dikelola sendiri.

“Keputusan stop beroperasi ini dilakukan oleh semua asosiasi sebagai protes kepada Pelindo yang hendak memonopoli pelabuhan,” ujar Ketua Organisasi Angkutan Darat Cabang Pelabuhan Tanjung Mas, Kota Semarang, Selamet Riyadi.

Mogok yang dilakukan secara serempak itu dilakukan sebagai solidaritas sesama pekerja dan pengusaha yang selama ini menggantungkan kebutuhan ekonominya dari pelabuhan.

Mereka yang menghentikan operasional layanan terdiri dari Asosiasi Pelayanan Bongkar Muat, Organisasi Angkutan Darat, Asosiasi Depo Container, Gabungan Pengusaha Eksport, Gabungan Importir, Asosiasi Pelayaran Indonesia dan Asosiasi Pelayaran Rakyat. “Kami minta Pelindo membatalkan usaha bongkar muat yang telah mengancam keberadaan pekerja dan asosiasi yang selama ini melakukan pelayanan yang sama,” Slamet menambahkan.

Aksi mogok beroperasi itu dipusatkan di pelabuhan dalam, tepatnya dekat kantor kepolisian sektor khusus Pelabuhan Tanjung Mas. Mereka menyatakan akan terus berhenti operasi sebelum PT Pelindo benar-benar memberikan kewenangan bongkar muat secara penuh ke pihak swasta.

Menurut Slamet, aktivitas operasional pengakutan yang masih berjalan saat ini hanya layanan angkut kontainer ekspor yang berhubungan langsung dengan dunia internasonal. Sisanya berhenti total sambil menunggu dialog dengan general manager PT Pelindo Tanjung Mas.

Sementara itu, General Manager PT Pelindo Tanjung Mas Kota Semarang, Tri Suhardi, belum bisa dimintai keterangan terkait aksi ini. Aksi stop beroperasi itu dipastikan juga terjadi di Pelabuhan Tanjung Priok dan Pelabuhan Cirebon. 

EDI FAISOL

 

http://www.tempo.co/read/news/2013/06/03/090485310/Pekerja-Pelabuhan-Tanjung-Mas-Mogok

Ditulis dalam News

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori
(click here)
coin-ads.com bitcoin advertising network
Arsip
Follow me on Twitter
Ingat !!

"Kita bangsa besar, kita bukan bangsa tempe. Kita tidak akan mengemis, kita tidak akan minta-minta apalagi jika bantuan-bantuan itu diembel-embeli dengan syarat ini syarat itu. Lebih baik makan gaplek tetapi merdeka, dari pada makan bistik tetapi budak,"

kata Bung Karno saat berpidato pada HUT Proklamasi Kemerdekaan RI tahun 1963

-Ir.Soekarno-

my pet
%d blogger menyukai ini: