Apa yang bikin Ale-Ale mampu taklukkan Coca Cola?

Apa yang bikin Ale-Ale mampu taklukkan Coca Cola?

 reporter: Adryan Mohamad

Ada yang menarik dari hasil survei yang dilansir oleh Kantar Worldpanel Indonesia. Produk konsumsi merek asing ternyata tidak sepenuhnya perkasa di Indonesia. Masyarakat Indonesia ternyata masih sangat percaya dengan produk lokal.

Produk-produk asing pun tumbang oleh produk lokal. Termasuk produk minuman yang selama ini memiliki brand cukup kuat dan menjadi pengusaha di berbagai negara. Merek minuman soda Coca Cola tak berdaya bersaing dengan minuman lokal Indonesia. Padahal di Meksiko, Amerika Serikat, atau di Spanyol, Coca Cola menjadi raja.

Di Indonesia, Coca Cola tak berdaya bersaing dengan minuman lokal Ale-Ale. Apa yang bikin Ale-Ale sanggup menumbangkan Coca Cola? Alasan pertama karena konsumen Indonesia masih percaya produk lokal.

“Konsumen Indonesia sangat percaya dengan brand lokal. Walaupun brand global punya nama besar, rupanya kepercayaan masyarakat terhadap brand lokal masih sangat tinggi,” ujar General Manager Kantar Indonesia Lim Soon Lee di kantornya, Selasa (7/5).

Alasan kedua adalah kemasan yang ditawarkan. Pada akhirnya, ini berkaitan dengan kemampuan daya beli masyarakat Indonesia yang diakui tidak terlalu tinggi. Dengan kemasan bentuk sachet, selain lebih simpel, harga juga terjangkau.

“Karena ada sachet, yang paling dipilih konsumen Indonesia, mayoritas penjualan dari sachet. Atau kalau mau bersaing, mungkin harus membeli brand lokal,” kata analis Kantar Indonesia Eka Kusuma Artha.

Tidak bisa dipungkiri bahwa gaya hidup yang serba praktis turut menentukan perilaku konsumsi masyarakat Indonesia. Semakin praktis sebuah produk, semakin laris di pasaran. Hal ini semakin diperkuat dengan larisnya produk mi instan di pasaran Indonesia. Rata-rata, orang Indonesia membeli 324 bungkus mi instan dalam setahun.

“Populernya mi instan barangkali terdorong dengan meningkatnya wanita karir. Kita lihat semakin jarang ibu rumah tangga yang memasak, sementara brand seperti Pop Mi sangat gampang (diolah),” kata Lim.

Menurut dia, selama setahun ke depan, penjualan mi instan akan sangat sulit dikalahkan dengan produk lain. “Saya juga tidak tahu pasti kenapa bangsa ini senang sekali dengan mi instan,” imbuhnya.

 

http://www.merdeka.com/uang/apa-yang-bikin-ale-ale-mampu-taklukan-coca-cola.html

Ditulis dalam News

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori
(click here)
coin-ads.com bitcoin advertising network
Arsip
Follow me on Twitter
Ingat !!

"Kita bangsa besar, kita bukan bangsa tempe. Kita tidak akan mengemis, kita tidak akan minta-minta apalagi jika bantuan-bantuan itu diembel-embeli dengan syarat ini syarat itu. Lebih baik makan gaplek tetapi merdeka, dari pada makan bistik tetapi budak,"

kata Bung Karno saat berpidato pada HUT Proklamasi Kemerdekaan RI tahun 1963

-Ir.Soekarno-

my pet
%d blogger menyukai ini: