Tipe-tipe Operasional Gudang

Written by I Nyoman Purnaya

Warehouse

Berikut beberapa tipe operasional gudang yang lazim diterapkan di Indonesia, yang saya kutip dari berbagai sumber dan menurut pengalaman selama menjalankan profesi sebagai pekerja di bidang logistik.
Gudang Konsolidasi; penerimaan produk atau material dari beberapa supplier, yang kemudian dalam proses pengiriman akan dikonsolidasikan atau dikombinasikan menjadi satu kendaraan angkut, guna mendapatkan kapasitas muat yang maksimal. Konsep gudang konsolidasi diterapkan untuk menghemat biaya transportasi dalam melakukan pengiriman berbagai varian produk atau material ke konsumen yang berada pada satu wilayah atau geografis yang sama. Gudang Konsolidasi dibangun pada lokasi yang strategis antara produsen dan konsumen. Third-Party Logistics providers (3PLs) akan melakukan pengaturan gudang konsolidasi dengan dukungan teknologi informasi dalam mengoperasikannya, guna mendapatkan utilisasi transport yang maksimum dengan biaya yang rendah. Aplikasi operasional gudang konsolidasi sangat sesuai untuk perusahaan yang bergerak dalam bidang retail atau perusahaan yang memiliki pabrik-pabrik di berbagai lokasi.

Gudang Break-bulk; operasional gudang break-bulk diaplikasikan untuk penerimaan barang pada akhir rute transportasi, barang-barang dalam kapasitas besar akan dipisah-pisahkan, mengkonsolidasikan menjadi kapasitas muat yang lebih kecil disesuaikan dengan tujuan dan konsumen yang dituju. Umumnya dioperasikan untuk jenis-jenis barang yang mempunyai kapasitas besar seperti, semen, pulp (bahan dasar kertas) dan sebagainya.

Sistem Hub and Spoke; merupakan kombinasi keunggulan sistem operasional gudang konsolidasi, cross docking dan break-bulk. Mirip dengan fasilitas gudang cross dock, sistem hub and spoke tidak menyimpan barang, fungsinya lebih condong sebagai tempat transit untuk dilakukan proses pemilah-milahan barang. Umumnya lokasi dari gudang dengan operasional hub and spoke berada di pelabuhan udara, laut ataupun terminal-terminal pengumpulan barang.
Demikian gambaran singkat tentang tipe-tipe operasional gudang. Untuk mendukung penjelasan diatas, saya akan menyampaikan beberapa contoh perusahaan yang menerapkannya melalui postingan terpisah.

Semoga bermanfaat dan menambah wawasan

http://logistikpraktisi.blogspot.com/2011/11/warehouse-performance.html

Ditulis dalam logistic.edu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori
(click here)
coin-ads.com bitcoin advertising network
Arsip
Follow me on Twitter
Ingat !!

"Kita bangsa besar, kita bukan bangsa tempe. Kita tidak akan mengemis, kita tidak akan minta-minta apalagi jika bantuan-bantuan itu diembel-embeli dengan syarat ini syarat itu. Lebih baik makan gaplek tetapi merdeka, dari pada makan bistik tetapi budak,"

kata Bung Karno saat berpidato pada HUT Proklamasi Kemerdekaan RI tahun 1963

-Ir.Soekarno-

my pet
%d blogger menyukai ini: